This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 29 Juni 2011



Details
Emissions by name: Windows XC (eXCellent) 2011.
Basic Operating System: Microsoft Windows XP Service Pack 3 version 5.1 build 2600.
Operating system: x86 (32 – bit).
Certification SATA: Yes.
Language: English / Thai (Thai keyboard set up automatic Optical).
Windows Activation: Activation and Cool Edit that.
Installation mode: automatic seat without orders.
Customization by: iCharge.

New features.
- Order the program on the Taskbar.
- Optimized the boot. (Starts off the computer).

And programs that increase credit
[Program].
Everything v1.2.1 (search for Windows).
. Net Frameworks (1.1, 2.0, 3.0, 3.5 SP1) by jd976.
HashTab add-ons by Gorki.
CPLBonus by Kel.
Klite Mega Pack 5.9.
IE8 add-ons by OnePiece.
Taskbar Shuffle.
Unlocker.
Winrar 4 beta 5.
WMP12.
OEM Info by Winstyle 2008.
Edited by ricktendo64 RefreshClock Addon by iCharge.

[Update Pack.]
UpdatePack 1.4.5 by user_hidden.

[Theme].
Ambient by tornado5 / Ambient shellstyle by Gelosea.
Royale / Luna by HoLY CoMM @ nDo.
WMP 12 for XP by XceNiK, fediaFedia, Gainnisgx89, Mening12001.

[Pointer].
Comix Cursors White by Teft.
Aero Shadow (Normal / Medium / Big) by Herby.

 


 



Selasa, 28 Juni 2011

Windows XP SP3 EGE-Extreme Gaming Edition with SATA Driver | 297MB

Windows XP SP3 EGE-Extreme Gaming Edition with SATA Driver | 297MB

What's Up, folks?. It's probably the best windows XP for play games... and propably you are asking, why?
Let me u explain :
• Windows Extreme Gaming only use about 37MB of Ram Memory (30MB If u terminate explorer process before play a game), after the second start when It completes all the changes. Worshippy
• Are updated to the last SP3, fixes an usefull updates. Worshippy
• Already have a SATA Drivers Pack that is loaded before the windows install process, so u can forget all the problems with ur SATA HDD. Worshippy
• The OS size is about 200MB, only. And 100MB of applications. There are availeables from the Booster menu.
• Is still necessary activate the Windows Installer MSI Service before install a games. Start -> Administrative Tools -> Services -> Windows Installer -> Start. (Right click, properties, automatic. If u don't want repeat all the steps again)
gaming.html#ixzz1Qe5JcwzH
download link : http://www.mediafire.com/?4wnl3cp82l9pd

Pelajaran Dari Lion City Cup, Singapura Bisa Jungkalkan Juventus

Meskipun akhirnya gagal menjadi juara di kandang sendiri, tim-tim muda Singapura sukses menimba pengalaman berharga dari tim-tim muda elit dunia.
Singapura U-15 & Juventus U-15 (GOAL.com/Theo Mathias)Singapura U-15 & Juventus U-15
Berbeda dengan negara tetangga Malaysia yang mendatangkan tim-tim elit Liga Primer Inggris Juli nanti, Singapura justru membuat cara lain untuk menghibur pencinta sepakbolanya, suatu cara yang perlu dicontoh Indonesia tentunya, yakni dengan menggelar kompetisi antar tim belia.

Setelah absen dua tahun, Lion City Cup kembali menggebrak. Tim-tim elit sekaliber Juventus U-15, Flamengo U-15, Newcastle U-15, dan Everton U-15 bersedia memenuhi undangan.

Hasilnya? Singapura, yang turun dengan dua tim, sukses meloloskan kedua tim itu ke babak semi-final, dengan masing-masing menyingkirkan tim-tim muda Inggris ke bangku penonton.

Di semi-final, tim Singapura U-16, yang berjaya merebut medali perunggu di Olimpiade Pemuda 2011, sukses masuk final dengan mengalahkan Bianconeri muda, meskipun keputusan wasit dinilai sedikit banyak membantu kemenangan tim tuan rumah.<script type="text/javascript" src="http://ad.doubleclick.net/adj/gna.id/level2;tile=3;sz=160x600;ord=50597?area=2l&pos=2&ord=50597"></script>

Sayangnya, sukses itu tak diikuti tim Singapura U-15, yang kalah telak dan terkesima dengan tarian Flamengo U-15.

Di perebutan juara tiga, Singapura U-15, yang dilatih pencetak gol terbanyak Liga Indonesia 1995/96 Dejan Gluscevic, membalas kekalahan di babak grup, dengan menang meyakinkan 4-0 atas Juventus, yang kembali merasa dirugikan kepemimpinan wasit.

Namun, di luar beberapa keputusan kontroversial wasit, duet Adam Swandi dan Azhar Ramli kerap merepotkan pertahanan Juventus, dan kedua pemain ini memiliki masa depan yang cerah jika dibina dengan tepat.

Flamengo, yang bermaterikan tiga pemain Brasil U-15, yakni kapten tim Lincoln da Silva, dua penyerang Caio Rangel dan Arlindo Rodrigues Neto, gagal menaklukkan kehebatan kiper Singapura U-16 Fashah Rosedin hingga 90 menit waktu normal berakhir, dan hasil imbang seperti di partai pertama grup kembali terulang, meskipun kali ini kedua tim gagal mencetak gol.

Singapura U-16 akhirnya harus menyerah dalam babak adu penalti di stadion Jalan Besar, yang jauh lebih penuh dibandingkan partai Liga Singapura pada umumnya.

Singapura sedang berusaha membangun kembali dunia sepakbolanya setelah proyek Foreign Talent Scheme (Skema Talenta Asing) dinilai gagal mendatangkan prestasi yang berkelanjutan akibat gugurnya mereka di babak grup Piala AFF lalu.

Penampilan mereka di Olimpiade Pemuda 2010, dan kemudian Lion City Cup kali ini, pasti akan berpengaruh dalam prestasi timnas senior sekitar 8-10 tahun mendatang, meskipun program wajib militer dan keseriusan Asosiasi Sepakbola Singapura (FAS) juga akan menentukan keberhasilan panen bibit-bibit muda ini.

Indonesia sungguh perlu mengikuti langkah Singapura. Bagaimana tidak, daripada mendatangkan, dengan segala hormat, Giovanni van Bronckhorst atau Cesc Fabregas untuk dijadikan pahlawan selama beberapa hari, alangkah baiknya mengundang tim-tim muda seperti itu untuk mengukur sejauh mana kemampuan pemain calon andalan timnas PSSI di masa depan.

Hasil apapun yang diraih, jika bisa dijadikan bahan evaluasi dan poin-poin evaluasi itu diterapkan dengan disiplin, pasti akan lebih bernilai daripada mendatangkan tim-tim raksasa Eropa untuk diadu dengan timnas senior.