Hybrid Theory
Linkin Park meluncurkan album pertamanya,
Hybrid Theory, pada tanggal
24 Oktober 2000 dengan singel pertama
One Step Closer. Namun, yang lebih terkenal adalah singel
Crawling dan
In the End. Lagu ini telah membuat Linkin Park menjadi populer. Penjualan album itu melebihi 15 juta keping. Linkin Park lalu merilis edisi spesial dari Hybrid Theory, dengan 2 lagu baru
High Voltage (Reprise) dan
My December (lagu).
Linkin Park lalu merilis album aransemen ulang dari Hybrid Theory,
Reanimation. Album ini pun meraih kesuksesan dengan penjualan kira-kira 10 juta kopi. Singelnya,
Pts.Of.Athrty, tidak sepopuler singel di Hybrid Theory, namun cukup terkenal. Linkin Park, melalui
Mike Shinoda dan
Joseph Hahn, juga sempat bekerja sama dengan band
The X-ecutioners dalam pembuatan singel
It's Goin' Down. Linkin Park juga membentuk kelompok fans mereka bernama
Linkin Park Underground, serta mulai mengadakan tur sendiri bernama
Projekt Revolution, setelah sering diundang ke festival musik.
Meteora
Tanggal
25 Maret 2003, Linkin Park merilis album kedua bertitel
Meteora. Nama tersebut diambil dari nama tempat ibadah di atas puing-puing di
Yunani. Album ini juga meraih kesuksesan dengan penjualan kira-kira 11 juta kopi. Singelnya adalah
Somewhere I Belong,
Faint,
Numb,
From the Inside,
Lying from You, dan
Breaking the Habit.
Meteora memenangkan banyak penghargaan. Antara lain Penghargaan
MTV kategori "Video
Rock Terbaik" untuk lagu "Somewhere I Belong" dan "Penghargaan Pilihan Pemirsa" (
Breaking The Habit). Linkin Park juga memenangkan penghargaan lain yaitu "Penghargaan Musik Radio 2004", "Penghargaan Artis Tahun Ini" dan "Penghargaan Lagu Tahun Ini" melalui lagu "Numb". Mesikpun album Meteora tidak sesukses Hybrid Theory album ini masuk 3 besar penjualan album di
Amerika Serikat tahun
2003.
Linkin Park juga mengadakan Projekt Revolution Tour ke-2 serta sibuk ikut konser. Di sela-sela waktu itu, Linkin Park berhasil menyelesaikan rekaman album konser mereka, "
Live In Texas", yang berisi lagu-lagu saat konser Linkin Park di
Texas.
Proyek sampingan
Atas permintaan
MTV, Linkin Park berkolaborasi dengan
Jay Z dalam album "
Collision Course". Materi album ini adalah remix dari sebagian lagu-lagu Linkin Park dalam album "
Hybrid Theory" dan "
Meteora" serta lagu-lagu Jay Z dalam album "
Blueprint" serta "
The Black Album". Album tersebut dirilis tahun
2004 dan menghasilkan 2 singel, yaitu
Numb/Encore yang mendapat penghargaan
Grammy kategori "Lagu
Rap Terbaik" dan "
Kolaborasi Terbaik".
Pada tahun
2005, Linkin Park lebih mengutamakan
konser amal. Mereka membantu korban
tsunami pada bulan
Desember 2004 dalam konser bertajuk
Music For Relief. Linkin Park juga membantu mengumpulkan uang untuk korban
Badai Katrina tahun
2004. Sementara itu,
Mike Shinoda bergabung dengan
Fort Minor dalam album "
The Rising Tied".
Chester Bennington juga punya proyek solo yang dinamai
Snow White Tan yang selanjutnya populer dengan nama
Dead By Sunrise.
Pada 13 Oktober 2009,
Dead By Sunrise meluncurkan album perdananya, yang berjudul
Out Of Ashes. Namun sebelum mereka meluncurkan album, mereka terlebih dahulu merilis sebuah singel, yaitu
Crawl Back In.
Linkin Park dan Artifical Life Inc. juga rencananya akan merilis game untuk iPhone dan iPod Touch,
Linkin Park: 8-Bit Rebellion, pada Januari 2010.
Minutes to Midnight
Pada tahun
2006, mereka mulai merekam materi untuk album terbaru Linkin Park, yaitu "
Minutes To Midnight". Banyak yang mengkritik Linkin Park karena sering tertunda peluncurannya. Walaupun begitu, Linkin Park menjamin bahwa album tanggal
14 Mei 2007 ini pantas untuk dikoleksi. Menurut Linkin Park, mereka menamai album barunya "Minutes To Midnight" (
menit-menit menuju tengah malam) karena adanya isu
nuklir di bumi ini yang dapat menghancurkan dunia pada saat tengah malam.
Sebanyak 100 lagu
demo telah diciptakan namun hanya 12 yang dimasukkan ke dalam
album. Tidak heran kalau album ini direkam selama 14 bulan. Dalam album Minutes To Midnight, unsur musik
nu metal kurang kental. Walaupun demikian, album ini tetap digemari. Buktinya adalah album ini terjual hampir sebanyak 625 ribu kopi dalam pekan pertamanya (sebuah rekor dalam tahun
2007). Album studio ketiga ini diproduseri oleh Mike Shinoda dan
Rick Rubin, mantan personel
Beastie Boys. Singel pertamanya, "
What I've Done", sudah mulai diputar di
radio pada tanggal
2 April 2007. Minutes To Midnight juga menduduki tangga teratas
Billboard. Pada tanggal
20 Agustus 2007, Linkin Park merilis singel keduanya, yaitu "
Bleed It Out". Dan, pada bulan
Oktober, Linkin Park merilis singel "
Shadow of the Day". Lalu disusul dengan
Given Up (Maret 2008), dan singel terakhir dari "
Minutes To Midnight", Leave Out All The Rest (Juli 2008).
Lagu "
No Roads Left" bisa didapatkan melalui pemesanan lewat
iTunes. Sementara lagu "
Qwerty" bisa didapatkan di
EP berjudul
Linkin Park Underground v6.0.
Mereka juga merilis lagu "New Divide" yang dipakai untuk soundtrack film terbaru Transformers yaitu Transformers: Revenge of the Fallen.Lagu ini juga sudah mencapai posisi 6 di Amerika Serikat, di Inggris mencapai posisi 20, dan mendapat penghargaan dalam kategori "Best Scream Song of the Year" di Spike TV.
A Thousand Suns
Belakangan ini banyak yang berkata bahwa Linkin Park telah "mati". Padahal tidak. Mereka bahkan sedang bekerja pada album studio keempat mereka. Lagi-lagi Rick Rubin yang menjadi produsernya. Sampai pada Bulan November 2009, mereka sedang fokus pada 5 lagu, setelah sebelumnya terdapat 60 lagu demo, kemudian disaring menjadi 20. Durasinya pun akan lebih panjang dari lagu-lagu Linkin Park lain pada umumnya (sekitar 4-5 menit). Dan, untuk ke depannya, setelah album keempat
A Thousand Suns dirilis, Linkin Park berjanji akan berusaha mengeluarkan album barunya lebih cepat.
Track Listing 1. The Requiem 2. The Radiance 3. Burning In The Skies 4. Empty Spaces 5. When They Come For Me 6. Robot Boy 7. Jornada Del Muerto 8. Waiting For The End 9. Blackout 10. Wretches And Kings 11. Wisdom, Justice, And Love 12. Iridescent 13. Fallout 14. The Catalyst 15. The Messenger